Pelatihan Desain Grafis bersama KKN UGM (1)

Pada bulan Juni ini, kelompok Purwo Kreatif kedatangan teman teman yang sedang  mengerjakan Kuliah  Kerja Nyata  di desa Kalipait, Kedungasri dan Sumberasri. Teman teman KKN tersebut  hadir dalam rangka membantu  kelompok yang  mengalami kendala dalam membuat  desain atau gambar sablon.

Malam Minggu (25/6) kemarin, perwakilan KKN datang  untuk berkenalan dan membuat  kesepakatan waktu  pelatihan. Dua kawan kita  yang  bernama Revy Novian Wahyudi dan Akhmad Zulkarnain, setiap dua kali dalam seminggu akan mendampingi  dalam belajar desain.

WhatsApp-Image-20160629

Gb. 1 Teman teman KKN sedang  memperhatikan penjelasan cara mengafdruk

IMG-20160630-WA0003.jpg

Gb. 2 Demonstrasi  cara menyablon

Pertemuan pertama, kami membahas apa saja yang akan diajarkan pada pertemuan ke depannya.  Pertemuan selanjutnya mempraktikkan mulai dari teknik dasar seperti fungsi setiap tombol, men-tracing (mengubah gambar jadi vektor agar mudah diedit), dan membuat garis yg membentuk objek.

Jadi  semoga  dengan adanya  bantuan dari teman teman KKN ini, Purwo  Kreatif akan semakin kokoh  dalam melangkah dan semakin kreatif dalam berkarya. Doakan ya rek!

Kunjungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pada hari  kamis, 26 Mei  2016 bertempat  di  markas  kelompok Purwo  Kreatif, Kutorejo, mendapatkan kunjungan dari  Direktorat  Kawasan Konservasi (Dir KK),  yang didampingi oleh  penyuluh  Kehutanan  Taman Nasional Alas Purwo (mas Arif, mbak Betty dan mbak Ayu). Kunjungan ini diadakan dalam rangka untuk melakukan supervisi atas bantuan yang sudah  diberikan, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat  di zona penyangga TNAP.

Utusan dari  Dir KK, Bu  Amel dan Bu  Dhini banyak melakukan wawancara terkait dengan kegiatan yang  dilakukan oleh  kelompok Purwo  Kreatif.  Di pertemuan tersebut, anggota Purwo  Kreatif  yang  hadir adalah  Nuri, Mat Syukur dan Riyono, mereka panjang  lebar dalam menjelaskan segala yang ditanyakan.

WhatsApp-Image-20160531 (5)Gb. 1 wawancara

Anggota  Purwo  Kreatif menjelaskan bahwa kelompok ini didirikan dalam rangka untuk mengenalkan kawasan dusun Kutorejo, desa kalipait yang  menjadi  pintu utama menuju Alas Purwo. Selain itu  kelompok dibentuk untuk merubah pandangan masyarakat terhadap pemuda yang  cenderung  miring dan negatif. Mereka ingin membuktikan bahwa pemuda tidak hanya bikin onar atau  “cakrukan” yang tidak jelas, namun juga  sebagai pemuda yang  punya  karya dan kreatifitas.

Setelah beberapa saat melakukan tanya  jawab, bu Amel dan bu Dhini banyak memberikan apresiasi  positif. Mereka mendukung  kegiatan yang  sedang  dikerjakan, harapannya  nanti kelompok bisa semakin maju dan punya kelengkapan untuk mencari legalitas kelompok.  Saking  mengapresiasinya, bu Dhini memborong  baju  sablonan untuk oleh  oleh  keluarga di Jakarta.

WhatsApp-Image-20160527                                                                       Gb. 2. Foto  Bersama

Terima kasih  bu, kangan kapok untuk main lagi di markas Purwo Kreatif, Kutorejo, Kalipait yaaa..